PT Perta Arun Gas Gandeng Jurusan Teknik Sipil PNL Rancang Workshop UMKM dan Sosialisasikan Program Budaya LCV 2026
Lhokseumawe, 2 Juli 2026 — Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe (JTS PNL) menerima undangan dari PT Perta Arun Gas (PT PAG) untuk membahas rencana pelaksanaan workshop bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang bahan bangunan di Kota Lhokseumawe. Pertemuan tersebut juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Program Budaya Living Core Values (LCV) 2026 yang diselenggarakan oleh PT PAG.

Workshop yang direncanakan tersebut bertujuan untuk mentransfer hasil penelitian dan inovasi yang telah dikembangkan oleh Geopolymer and Green Technology Research Centre (2GTechRC) Jurusan Teknik Sipil PNL bersama PT PAG kepada para pelaku UMKM. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memperoleh pengetahuan mengenai teknologi pemanfaatan limbah industri menjadi produk bahan bangunan yang bernilai ekonomis.
Salah satu inovasi yang akan diperkenalkan adalah pemanfaatan limbah expanded perlite hasil revitalisasi Tangki LNG F-6004 milik PT PAG. Material ini sebelumnya digunakan sebagai isolasi termal pada tangki penyimpanan LNG. Setelah proses revitalisasi, expanded perlite lama harus diganti sehingga menghasilkan limbah. PT PAG bekerja sama dengan tim peneliti Jurusan Teknik Sipil PNL untuk mencari solusi pemanfaatan limbah tersebut menjadi material konstruksi yang ramah lingkungan.
Melalui serangkaian penelitian, tim 2GTechRC berhasil mengembangkan metode khusus yang memungkinkan limbah expanded perlite dimanfaatkan sebagai bahan pengganti sebagian semen dan pasir pada campuran mortar. Dari hasil penelitian tersebut telah dihasilkan berbagai produk inovatif, di antaranya batako ringan, paving block ringan, ornamen bangunan ringan, serta aplikasi pada konstruksi jalan rabat beton.
Selain membahas rencana workshop, PT PAG juga memperkenalkan Program Budaya LCV 2026, yaitu program tahunan perusahaan yang bertujuan memperkuat budaya kerja, kepemimpinan, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada pemerintah dan masyarakat. Tahun 2026 ini, Program Budaya tersebut mengusung empat program dan tema besar, yaitu: KOMPAS (Komunikasi Optimal Menuju Pemimpin Andal dan Sinergi Seluruh Tim), PRIME LOOK (Professional Image for Maritime & Energy Operations), GEN-SAFE (Generasi Sadar Safety), serta SPRINT (Sinergy, Perfomance, Responsibility, Integration, Network & Transformation)
Kegiatan ini dihadiri oleh tim 2GTechRC Jurusan Teknik Sipil PNL, Sekretaris Jurusan Teknik Sipil yang mewakili Ketua Jurusan, Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) PNL, Ketua Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (P4M) PNL, tim HSE & QM PT PAG, serta tim Corporate Communication and CSR PT PAG.
Dalam sambutannya, Makmur Rahardjo selaku Corcomm & CSR Manager PT Perta Arun Gas menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim peneliti Jurusan Teknik Sipil PNL dalam mengembangkan inovasi pemanfaatan limbah expanded perlite.
"Kami sangat mengapresiasi hasil penelitian yang telah dilakukan oleh tim Jurusan Teknik Sipil PNL. Inovasi ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pelatihan kepada pelaku UMKM sehingga mampu menciptakan peluang usaha baru dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Kota Lhokseumawe," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jurusan Teknik Sipil PNL, Muhammad Reza, yang mewakili Ketua Jurusan sekaligus Ketua Tim 2GTechRC, menyampaikan apresiasi kepada PT PAG atas kepercayaan yang diberikan kepada tim peneliti Jurusan Teknik Sipil PNL.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Perta Arun Gas atas kepercayaan yang telah diberikan kepada tim peneliti 2GTechRC. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi kedua institusi, tetapi juga bagi masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan UMKM di Kota Lhokseumawe," ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin, Jurusan Teknik Sipil PNL menyerahkan Sertifikat Penghargaan kepada PT Perta Arun Gas sebagai mitra terbaik dalam implementasi salah satu Program Budaya LCV melalui kegiatan penelitian dan inovasi bersama. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan kunjungan lapangan ke lokasi penyimpanan limbah expanded perlite hasil revitalisasi Tangki LNG F-6004 untuk melihat secara langsung potensi material yang akan dimanfaatkan dalam program workshop mendatang.
